Selasa, 04 Oktober 2011

catatan etika bisnis

ETIKA BISNIS

Administrator ---> Manajemen ---> Kegiatan Bersama --->Etika Bisnis
Administrasi dalam arti luas adalah kegiatan dari dua orang atau lebih untuk meencapai tujuan tertentu
Administrasi dalam arti sempit adalah tata usaha atau office activities / management
Macam-macam administrsi :
1.      Administrasi negara tujuannya service / pelayanan
2.      Administrasi bisnis tujuannya profit / mencari keuntungan
3.      Administrasi militer tujuannya memenangkan perang

Bisnis :
1.      Organisasi bisnis :
a.       Rencana bisnis
b.      Kepemillikan bisnis
c.       Etika bisnis dan tanggungjawab sosial

2.      Lingkungan bisnis :
a.       Ekonomi
b.      Industri
c.       Global

3.      Mengelola  karyawan :
a.       Personal management
b.      Management SDM ( human resource development )
4.      Pemasaran à marketing mix à faktor-faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran

5.      Financial management :
a.       Analisis akuntansi dan keuangan
b.      Pendanaan
c.       Investasi

6.      Sistem informasi dan teknologi à management resiko

Bisnis à entrepreneur ship à small and medium à management
Small and medium entreprise ( SME ) 
Perwatakan pribadi seseorang meliputi :
1.      Berjiwa wirausaha
2.      Kepemimpinan artinya perilaku pemimpin bagaimana memotivasi orang lain
3.      Berani mengambil resiko
4.      Berani mengambil keputusan sekaligus juga menggunakan waktu secara efektif
5.      Pengendalian keuangan meliputi :
a.       Rencana tindakan keuangan
b.      Mengembangkan sikap perhitungan keuangan terhadap sumber-sumber daya
c.       Mengukur dan mengendalikan strategi serta hasil keuangan
d.      Penggunaan sumber daya membahas sumber-sumber daya yang langka termasuk menilai peluang pasar.
e.       Memasarkan barang dan jasa
f.       Menggunakan sumber daya luar
g.      Berhubungan dengan badan-badan pemerintah    

Sejarah Entrepreneur :
1.      a.  perlunya entrepreneur ship dengan negara
b. proses entrepreneur
2.    keputusan menjadi entrepreneur :
       a.  karakteristik entrepreneur
       b.  keuntungan dan kerugian menjadi entrepreneur
       c.  waktu yang tepat menjadi entrepreneur
3.    kreatifitas ide bisnis : ciri-ciri entrepreneur yang kreatif
4.    menyusun perencanaan bisnis
5.    analisis kelayakan bisnis
6.    bentuk-bentuk kepemilikan bisnis à perseorangan, firma, PT,  atau CV
7.    aspek hukum : usaha mikro, kecil dan menengah
8.    strategi pemasaran
9.    pengolahan keuangan
10.  organisasi dan SDM
11.  rencana ekspresi bisnis à pertumbuhan intensif, penetrasi pasar, pengembangan pasar dsb
Pengertian Entrepreneur :
Entre à antara
Pren à menggambarkan
Entrepreneur à menggambarkan orang-orang yang berani mengambil resiko dan memulai sesuatu yang baru.
Pengertian entrepreneur ship diperluas mencakup inovasi
Macam-macam pengertian entrepreneur :
1.      Bird 1989 à entrepreneur ship sebagai penciptaan nilai melalui penciptaan organisasi / kreatifitas.
2.      Steven stone 1994 : entrepreneur ship sebagai pendekatan manajemen dan mendefinisikan sebagai pengejaran peluang tanpa memperhatikan sumber daya yang dikendalikan saat ini
3.      Schraam à mendefinisikan entrepreneur ship sebagai proses seseorang atau sekelompok orang

Empat aspek dasar seorang entrepreneur ship ( ES ) :
1.      Entrepreneur ship melibatkan proses penciptaan sesuatu yang baru
2.      Entrepreneur ship memerlukan waktu dan usaha. Artinya bahwa proses entrepreneur ship menghargai waktu dan usaha yang mereka gunakan untuk menciptakan sesuatu yang baru
3.      Entrepreneur ship memiliki resiko tertentu, resiko-resiko itu antara lain muncul pada keuangan,sosiologi dan sosial.
4.      Entrepreneur ship melibatkan imbalan sebagai entrepreneur, imbalan yang paling penting adalah independensi ikuti oleh kepuasan pribadi.
Siapakah yang dapat disebut entrepreneur :
1.      Entrepreneur adalah seseorang yang melaksanakan kombinasi-kombinasi baru
2.      Entrepreneur adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk melihat dan mengevaluasi peluang bisnis, memperoleh sumber daya yang diperlukan untuk mengambil tindakan keunggulan darinya dan berinisiatif mengambil tindakan yang tepat untuk menjamin sukses.

Aliran pemikiran entrepreneur ship ada 2 yaitu :
1.      Pandangan makro meliputi :
a.       Pemikiran lingkungan
b.      Pemikiran capital / financial
c.       Pemikiran displasment
2.      Pandangan mikro :
a.       Pemikiran ciri entrepreneurial atau karakteristik seseorang
b.      Pemikiran peluang perusahaan dan formulasi strategi

Mitos entrepreneur :
1.      Entrepreneur adalah pelaku bukan pemikir. Untuk menjadi entrepreneur yang sukses diperlukan keahlian.
2.      Entrepreneur selalu penemu bukan inventor, syarat utama untuk menjadi entrepreneur adalah kreatifitas dan inovatif.
3.      Entrepreneur adalah korban PHK dan DO sekolah. Entrepreneur sukses merupakan hasil dari keseriusan, ketekunan, keuletan, kreatifitas, inovatif dan fokus.
4.      Entrepreneur harus cocok dengan profil sesorang
5.      Semua entrepreneur memerlukan uang
6.      Seluruh entrepreneur memerlukan keberuntungan, kesuksesan entrepreneur memerlukan kerja keras.
7.      Untuk menjadi sukses harus melalui kegagalan.
8.      Entrepreneur adalah pengambil resiko ekstrem yaitu berani mengambil resiko yang dihadapinya.

Karakteristik entrepreneur :
1.      Komitmen total, determinasi dan keuletan hati
2.      Dorongan kuat untuk berprestasi. Orang yang berani untuk memulai sendiri tidak tergantung pada orang lain dan sebagainya.
3.      Berorientasi pada kesempatan dan tujuan yaitu merka yang fokus pada peluang yang ada.
4.      Inisiatif dan tanggung jawab. Entrepreneur adalah pribadi yang independen bergantung pada dirinya sendiri secara aktif mengambil inisiatif mereka suka, mengambil inisiatif sendiri
5.      Pengambilan keputusan per sistem, tidakmudah tergoyah dan percaya diri
6.      Mencari umpan balik, entrepreneur adalah pembelajaran yang cepat
7.      Internal, locus of control artinya keberhasilan dan kegagalan tidak dipengaruhi oleh takdir
8.      Toleransi terhadap anbituitas arti pengambilan resiko yang terkakulasi
9.      Integritas dan rediabilitas ( reable )
10.  Toleransi terhadap kegagalan
11.  Energi tingkat tinggi
12.  Kreatif dan inovatif
13.  Visi yaitu entrepreneur mengetahui arah bisnis yang dijalani
14.  Independen tidak menginginkan birokrasi yang menbelenggu yang dapat menghambat aktifitasnya.
15.  Membangun tim, entrepreneur yang sukses membutuhkan tim yang handal yang dapat menangani pertumbuhan dan perkembangan usaha.
16.  Fokus pada produk dan pelanggan
17.  Kepandaian dalam eksekusi.

Keuntungan dan keugian menjadi entrepreneur ship :
1.      Keuntungan menjadi entrepreneur ship :
a.       Peluang menentukan nasib sendiri
b.      Peluang melakuakan perubahan
c.       Peluang untuk mencapai potensi sepenuhnya
d.      Peluang untuk memperoleh keuntungan yang menakjudkan
e.       Peluang untuk berperan besar dalam masyarakat dan memperoleh pengakuan
f.       Peluang untuk melakukan sesuatu yang disukai dan bersenang -senang dalam mengerjakannya.

2.      Kerugian menjadi entrepreneur ship :
a.       Ketidakpastian pendapatan
b.      Resiko kehilangan investasi
c.       Kerja lama dan kerja keras
d.      Kualitas hidup yang rendah sampai bisnis mapan
e.       Tingkat stres yang tinggi
f.       Tanggung jawab penuh
g.      Keputusasaan.

Indentifikasi masalah tentang keuntungan ada 2 macam yaitu :
1.      Bagaimana mempertahankan keuntungan
2.      Bagaimana meningkatkan keuntungan

Sistem adalah bagian-bagina atau komponen-komponen yang satu sama lain berkaitan atau berhubungan atau berinteraksi untuk mencapai tujuan.
Membangun sistem berarti membangunjaringan, sistem itu sendiri terdiri atas sub-sub sistem, sub-sub sistem kumpulan dari sub-sub sistem membentuk total sistem.

KREATIFITAS DAN IDE BISNIS

Kreatifitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara –cara baru untuk melihat masalah  dan kesempatan dengan kreatifitas seorang entrepreneur mampu menyampaikan atau menampilkan inovasi yaitu kemampuan untuk menampilkan solusi inovatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau mengembangkan kehidupan sesorang à menurut zimmerer.
Theodore levit à harvard university : menyatakan bahwa kreatifitas adalah memikirkan hal-hal baru sedangkan inovasi adalah melakukan hal-hal baru.
Hubungan kreatifitas, inovasi dan entrepreneur ship :
Kreatifitas --->  inovasi  ---->entrepreneur ship
Memikirkan hal-ha baru               melakukan hal baru           menciptakan nilai dalam pasar
Timmons cs menambahkan bahwa entrepreneur yang sukses tidak hanya kreatif dan inovatif tetapi juga memiliki kemampuan managerial, bisnis dan jaringan yang kuat, inilah yang membedakan entrepreneur dan inventor, promoter dan manager atau administtrator.
Jadi inventor adalah individu yang menciptakan sesuatu yang baru untuk pertama kali. Inventor adalah seseorang yang kreatif dan inovatif namun lemah dalam managerial ( know – how ) à management know – how.
Promoter umumnya kurang baik dalam kreatifitas dan inovasi mampunyai keterampilan managerial dan pengetahuan bisnis.
berpikir dan bertindak kreatif adalah upaya untuk menggunakan otak kanan secara lebih kreatif.
Otak kiri à berkaitan dengan bahasa, logika, simbol-simbol  dan diarahkan pada pemikiran yang linear dan vertikal ( dari suatu kesimpulan logis ke kesimpulan logis lainnya ).
Otak kanan à berkaitan dengan fungsi-fungsi emosional, intuited dan spesial serta bekerja bedasarkan kaleodoskop berpikir lateral ( mempertimbangkan masalah dari semua sisi dan sampai hal-hal yang berbeda ) merupakan baagian otak yang berperan pentting dalam kreatifitas. Otak kanan akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang tidak konvensional, tidak sistematis dan tidak terstruktur.

Cara-cara mengembangkan otak kanan :
1.      Selalu bertanya apakah ada cara yang lebih baik ( one best way )
2.      Menantang kebiasan rutinitas dan tradisi
3.      Bertindak reflektif dan berpikir dalam-dalam.
4.      Menghasilkan banyak ide
5.      Memainkan permainan-permainan mental, berusaha masalah dari berbagai sudut pandang
6.      Menyadari bahwa ada lebih  dari jawaban yang benar
7.      Melihat masalah sebagai batu loncatan untuk menemukan ide-ide baru.
8.      Melihat kesalahan dan kegagalan sebagai sarana untuk memperoleh keberhasilan.
9.      Menghubungkan ide-ide yang tidak berhubungan untuk menemukan solusi yang baru dan inovatif.
10.  Memilki keterampilan helikopter yaitu mampu melihat dari atas dan menyeluruh terhadap berbagai hal rutin yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan kemudian mengambil keputusan yang sesuai dengan masalah yang dihadapi.

Hambatan-hambatan dalam berpikir kreatif :
1.      Hanya berusaha mencari satu jawaban atau suatu solusi yang benar untuk memecahkan masalah.
2.      Membatasi ide-ide pada hal-hal yang terlihat logis sehingga tidak berani untuk berpikir secara bebas dan terbuka.
3.      Terlalu mengikuti aturan sehingga selalu merasa takut salah dan takut melanggar aturan yang ada.
4.      Selalu berpikir praktis, sehingga kurang mellihat berbagai hal baru yang mungkin manfaatnya tidak langsung terlihat juga.
5.      Menganggap tindakan bermain sebagai sesuatu yang tidak berguna.
6.      Menjadi sangat spesialis dalam bidang tertentu
7.      Menghindari ambituitas ( variasi )
8.      Takut terlihat bodoh
9.      Tidak salah atau takut gagal
10.  Menganggap diri sebagai orang yang tidak kreatif.

Membentuk dan mengembangkan kreatifitas karyawan ( menurut Zimmermer ) :
  1. Menjadikan kreatifitas sebagai nilai utama dalam perusahaan, artinya harus dinyatakan dala visi dan misi perusahaan sehingga selalu menjadi landasan bertindak bagi setiap orang dalam perusahaan.
  2. Merangkul perbedaan.
  3. Mengharapkan kreatifitas.
  4. Memberikan toleransi terhadap kegagalan yagn dilakukan karyawan, kegagalan adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang menjadi lebih baik.
  5. Mendukung keingintahuan yang ada dalan diri karyawan.
  6. Melakukan perubahan secara periodik. Secara periodik adalah lingkungan fisik atau ruang kerja karyawan sehingga lingkungan terlihat berbeda dan menciptakan suasana baru yang merangsang timbulnya ide-ide yang lebih baru dan segar.
  7. Melihat masalah sebagai tantangan.
  8. Memberikan pelatihan kreatifitas.
  9. Memberikan dukungan dalam bentuk alat, sumber daya serta waktu untuk mengembangkan kreatifitas.
  10. Mengembangkan prosedur untuk menerima ide-ide kreatif dari karyawan.
  11. Meminta umpan balik dari konsumen.
  12. Menempatkan produk atau jasa perusahaan pada pasar yang berbeda untuk mendorong munculnya peluang baru.
  13. Memberikan penghargaan atas kreatifitas yang muncul, perusahaan yang kreatif seringkali mengadakan lomba dengan hadiah tertentu untuk merangsang munculnya ide-ide kreatif terhadap berbagai hal. Misalnya : lomba kreatifitas untuk rancangan ruang kerja yang mampu meningkatkan motivasi kerja.
  14. Memberi contoh bertindak kreatif.

Menciptakan kreatifitas individu ( my self ) artinya kreatifitas pribadi mereka sendiri dengan cara-cara sebagai berikut :
  1. Biarkan diri kita menjadi kreatif.
  2. Berikan input-input segar setiap hari dalam pikiran kita.
  3. Amati produk atau jasa dari perusahaan lain.
  4. Kenali kekuatan kreatif dari perusahaan, inovasi seringkali muncul dari kegagalan yang seringkali terjadi.
  5. Selalu membawa buku catatan untuk menampung semua pikiran dan ide.
  6. Dengarkan orang lain, banyak bisnis justru datang dari orang lain.
  7. Dengarkan konsumen
  8. Berbicara dengan anak-anak, karena anak mempunyai pikiran masih bebas dan penuh inovasi.
  9. Letakan tempat mainan dikantor kita.
  10. Bacalah buku-buku yang membangkitkan kreatifitas atau ikutlah pelatihan kreatifitas
  11. Santailah sejenak.

TAHAP – TAHAP PROSES KREATIF

Tahap-tahap proses kreatif :
1.      Persiapan, yaitu mulai dari pendidikan formal, pengalaman, magang dan pengalaman lainnya.
  1. Setiap waktu kita gunakan untuk belajar mengenai apapun.
  2. Pelajari sebaik mungkin hal-hal yang dapat kita pelajari ( jangan dibatasi )..
  3. Diskusikan ide-ide yang kita miliki dengan orang lain.
  4. Kumpulkan berbagai artikel yang penting sehingga kita selalu memiliki sumber-sumber untuk mengembangkan berbagai ide kreatif.
  5. Gunakan kesempatan untuk selalu belajar dari orang lain.
  6. Berlatih untuk memperhatikan ide orang lain.
2.      Investigasi adalah mengembangkan pemahaman yang dalam mengenai masalah atau keputusan. Seperti diketahui kreatifitas bertujuan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik, maka baik kegiatan yang berkaitan by to work diperlukan penyelidikan untuk menghasilkan sesuatu tang lebih baik, baik kepada pengikut by to work.
3.      Transformasi : pada tahap ini entrepreneur kreatif akan meliihat persamaan dan perbedaan pandangan diantara informasi-informasi yang telah ditentukan dalam tahap penyelidikan. Dalam tahap ini beberapa hal yang perlu kita lakukan adalah sebagai berikut :
  1. Mengevaluasi bagian-bagian situasi dan membuat gambaran yang lebih luas mengenai bagian tersebut.
  2. Menyusun kembali bagian-bagian situasi dan melihatnya melalui sudut pandang yang berbeda.
  3. Gunakan berbagai pendekatan terhadap situasi yang dihadapi ( approuch method ).
  4. Jangan tergesa-gesa dalam membuat keputusan atau mangambil peluang.
4.      Inkubasi : tahap inkubasi adalah tahap mengendapkan informasi yang telah dilakukan kedalam tahap ini atau untuk meningkatkan kualitas berpikir kreatif dalam tahap inkubasi ini dapat dilakukan dalam berbagai cara :
  1. Mengambil jarak dengan situasi yang sedang dihadapi dan melakukan kegiatan yang tidak terkait dengan situasi atau masalah yang dihadapi.
  2. Menyediakan waktu untuk merenung dan berkhayal mengenai berbagai hal.
  3. Bersantai dan menjalankan hoby yang mungkin selama ini tidak sempat dilakukan.
  4. Mengkhayal tentang masalah atau peluang memikirkan berbagai hal sebelum tidur seringkali merupakan cara yang efektif untuk menemukan ide kreatif.
  5. Berusaha mengejar masalah atau peluang meskipun dalam lingkungan yang berbeda.
5.      Iluminasi : tahap ini disebutkan juga dapat pencerahan yaitu tahap dimana pemecahan masalah muncul secara spontan.
6.      Verifikasi : pada tahap ini kita melakukan pengujian kembali atau verifikasi terhadap keakuratan dan manfaat dari ide kreatif yang telah muncul. Misalnya dengan melakukan kegiatan percobaan ide,simulasi ide, uji coba dan sebagainya.
7.      Implementasi : yaitu tahap terakhir dari proses ide kreatif dimana ide-ide kreatif di implementasikan secara nyata dalam bentuk produk atau jasa yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.

Teknik – teknik untuk meningkatkan proses kreatif :
  1. Brain storming
  2. Mind – mapping
  3. Triz
  4. Rapid proto typing

1.         Brain storming adalah membentuk kelompok kecil sekitar 5 sampai 8 orang, waktu yang efektif untuk brain storming adalah 40 sampai 60 menit.
2.         Mind mapping : merupakan teknik gratis dimana orang didorong untuk mengeluarkan berbagai ide dari otak kiri dan otak kanan, menggambarkan hubungan diantara ide-ide tersebut secara visual dan mengembangkan kemampuan untuk melihat masalah dari berbagai sudut pandang.
3.         Triz : metode triz merupakan singkatan dari phrase yang diterjemahkan menjadi teori dari pemecahan masalah inovatif. Triz adalah pendekatan sistematis yang dirancang untuk menyelsaikan berbagai masalah teknis apapun sumbernya.
4.         Rapid proto typing : didasarkan pada teknis bahwa melakukan transformasi ide dalam model aktual akan menunjukan berbagai cacat atau kesalahan dalam ide asli dan akan mengarah pada rancangan ide tersebut. Tiga prinsip dari rapid proto typing adalah 3R yaitu : Rought, Rapid, Right.

Ciri-ciri entrepreneur antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Openess to experience : terbuka terhadap pengalaman baru, dia selalu berminat dan tanggap terhadap berbagai gejala disekitar kehidupannya dan sadar bahwa didalamnya terdapat individu.
  2. Creative imagination : mampu menciptakan imajinasi yang kreatif terhadap berbagai hal yang baru yang bahkan terlihat tidak mungkin.
  3. Confident : percaya diri dan mampu melakukan penilaian terhadap diri sendiri.
  4. Satisfaction infacing and atteding problem  and inresolving confusion or inconsistence yaitu puas menghadapi masalah dan menyelesaikan keraguan atau inconsistence.
  5. Has a duty or responsibility to achieve yaitu memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mencapai prestasi tertentu.
  6. Intelligennce and energic yaitu memiliki kecerdasan yang baik bertindak energic.

Langkah-langkah praktis menyusun rencana bisnis :
  1. Menentukan karakteristik
  2. Menentukan struktur keuangan yang diinginkan
  3. Membaca neraca keuangan terakhir untuk menentukan likuiditas, harta bersih atau hutang dan harta modal.
  4. Menentukan kualitas entrepreneur dalam usaha tersebut.
  5. Menetapkan fitur unik dalam usaha tersebut.
  6. Membaca seluruh rencana bisnis secara cepat ( grafik, tabel, gambar dan komponen lain ).
Lima unsur penting rencana bisnis :
  1. Tampilan
  2. Panjang rencana bisnis tidak lebih dari 50 halaman.
  3. Sampul dan halaman judul.
  4. Ringkasan eksekutif
  5. Tabel rencana bisnis.

Komponen-komponen rencana bisnis yang unggul sebagai berikut :
  1. Manusia
  2. Peluang
  3. Konteks à sejarah perusahaan
  4. Resiko dan penghargaan.


MENYUSUN RENCANA BISNIS

Pengertian dan pentingnya rencana bisnis :
Hills ( 1988 ) mempertanyakan program entrepreneur ship menghsilkan rencana bisnis. Program dan rencana ( planning ). Menurut timons cs menyatakan bahwa kualitas rencana bisnis yang dihasilkan dari banyak program entrepreneur ship merupakan kunci pembelajaran yang efektif ( daya guna ).
Rencana bisnis merupakan dokumen tertulis yang berisi ringkasan yang menggambarkan elemen internal dan eksternal yang relevan serta strategi dalam memulai bisnis baru.
Rencana bisnis itu membuat rincian kegiatan operasi dan rencana keuangan, peluang dan strategi pemasaran serta keterampilan dan kemampuan manajer.
Rencana bisnis merupakan asuransi yang sedini mungkin mencegah entrepreneur salah langkah dalam mengembangkan bisnis yang berujung pada kegagalan dan juga mencegah salah pengelolaan pada bisnis yang sangat berpotensi sukses.
Rencana bisnis memberi keuntungan ( benefit ) :
  1. Waktu, usaha, riset dan disiplin yang diuntungkan meletakan rencana bisnis sebagai pendorong bagi entrepreneur untuk melihat usahanya secara kritis dan objektif.
  2. Analisis persaingan ekonomi dan keuangan yang terdapat dalam rencana bisnis menempatkan entrepreneur untuk teliti dan berhati-hati mengenai asumsi kesuksesan untuk usahanya.
  3. Seluruh aspek harus dimuat didalam rencana bisnis.
  4. Rencana bisnis mengkualifikasika sasaran, menyediakan bench mark ( mengintif kebaikan-kebaikan dari yang lain ). Yang dapat diukur untuk membandingkan hasil fore chart dengan hasil aktual.
  5. Rencana bisnis yang lengkap menyediakan entrepreneur alat komunikasi untuk sumber dana dari luar.

Bagi pemilik dana rencana bisnis memiliki manfaat sebagai berikut :
  1. Menyediakan secara rinci potensi pasar dan rencana untuk mengamankan sebagian pasar.
  2. Mengikutsertakan kemampuan usaha untuk memenuhi kewajiban dan mengembalikan atas equitas yang cukup.
  3. Mengindefikasi resiko kritis dan peristiwa krusial dengan diskusi mengenai rencana kontigensi yang menyediakan kesempatan untuk keberhasilan usaha.
  4. Dengan menyediakan uraian yang lengkap rencana bisnis memberikan kepada pemilik dana dokumen yang jelas dan lengkap yang memuat informasi yang dibutuhkan untuk evaluasi bisnis dan keuangan.
  5. Bagi pemilik dana yang tidak memiliki pengetahuan tentang entrepreneur, rencana bisnis menyediakan panduan yang berguna untuk menilai kemampuan perencanaan dan managerial some entrepreneur.

Lima kesalahan rencana bisnis :
  1. Tujuan yang tidak realistis
  2. Kegagalan mengantisifikasi jalan buntu.
  3. Tidak ada komitmen dan dedikasi.
  4. Kekurangan pengalaman ( bisnis dan teknis ).
  5. Tidak terdapat ceruk pasar ( sekmen pasar )

Langkah praktis menyusun rencana bisnis :
  1. Menentukan karakteristik usaha dan industri.
  2. Menentukan struktur keuangan (jumlah utang dan modal yang diinginkan).
  3. Membaca neraca keuangan terakhir untuk menentukan likuiditas, laba bersih dan hutang atau modal.
  4. Menentukan kualitas entrepreneur dalam usaha tersebut.
  5. Menetapkan fitur unik dalam usaha tersebut.
  6. Membaca seluruh rencana bisnis secara cepat ( grafik, tabel, gambar dan komponen lain ).

Unsur-unsur yang penting yang diperhatikan dalam menyusun rencana bisnis :
  1. Tampilan à artinya penampilan luar rencana bisnis harus benar-benar meyakinkan, lalu dijilid rapih dan digunakan cetakan berwarna sehingga memberikan kesan profesional.
  2. Panjanag à panjang rencana bisnis tidak lebih dari 50 halaman.
  3. Sampul dan halaman judul.
  4. Ringkasan eksekutif à panjang ringkasan 2 sampai 3 halaman.
  5. Tabel à rencana bisnis akan lebih baik menarik jika disertai dengan tabel yang mendeskripsikan rencana bisnis yang sistematis dan jelas.

Komponen-komponen yang ada dalam rencana bisnis sebagai berikut :
  1. Ringkasan eksekutif
  2. Pernyataan visi dan misi
  3. Sejarah perusahaan
  4. Profil bisnis dan industri
  5. Strategi bisnis à analisa SWOT
  6. Produk dan jasa perusahaan
  7. Strategi pemasaran
  8. Lokasi dan tata letak
  9. Analisa pesaing
  10. Uraian tim management
  11. Rencana operasi
  12. Perkiraan keuangan
  13. Proosal pinjaman atau investasi
  14. Strategi memanen
  15. Lampiran
Etika à etik à tata susila
Etik à 1. Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak
            2. Nilai mengenai benar dan salah dalam suatu golongan.
Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan buruk dan tentang hak dan kewajiban moral ( akhlak ).
Etiket  à contoh : cari kertas yang ditempelkan pada kemasan yang memuat keterangan nama, sifat, isi tentang barang itu.
Etiket à termasuk tatacara ( adat ) yang tercatum dalam masyarakat.
Hypotesa à  sesuatu yang harus di uji kebenarannya. 







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar